KENDARI – Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Herry Asiku menyikapi aksi demonstrasi Ikatan Sopir Truk Kabupaten Konawe di kantor DPRD Sultra.
Puluhan sopir truk tersebut sebelumnya mendatangi kantor DPRD Sultra dengan maksud menyuarakan aspirasi mereka terkait masalah tebang pilih pembatasan tonase pemuatan ore nikel.
Ikatan Sopir Truk Kabupaten Konawe itu meminta penambahan kouta tonase muatan, yang sebelumnya delapan ton menjadi 12 ton.
Permintaan ini, lebih pada efektivitas saat pengantaran dari fit perusahaan tambang ore nikel di Desa Sonai, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe menuju ke jetty yang berada di Kota Kendari.
Kendati demikian, jika masih dibatasi tonase pemuatan mentok di delapan ton, yang dirugikan adalah sopir truk. Yang mana, mereka mesti mentaktisi bagaimana mengatur jumlah muatan dan pembelian bahan bakar.
1 Komentar