Teks
PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada -

Tingkatkan Kapasitas Petani Sulbar, Kementan Perkuat Sinergi Dengan Komisi IV DPR RI

Kapasitas
Pelaksanaan Bimtek “Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Wilayah Kerja Polbangtan Gowa Tahun 2023 di Mamuju, Sulbar. Jumat (30/07/2023). (Sumber: Humas Polbangtan)

MAMUJU – Kementerian Pertanian RI kembali berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) “Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh” di berbagai daerah. Kali ini, Polbangtan Gowa sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Bersama dengan DPR RI menggelar Bimtek di Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian.

“Peningkatan SDM yang profesional bisa dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, bimbingan teknis, maupun sertifikasi profesi, salah satunya untuk penyuluh dan petani”. sebut Syahrul.

Senada dengan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan program Bimtek bagi penyuluh merupakan sarana untuk mengupdate ilmu pengetahuan dan meningkatkan kapasitas.

Baca Juga  Cetak 2,5 Juta Petani Milenial, Kementan Gelar Wisuda Nasional Politeknik Lingkup Kementerian Pertanian

“Bimtek bagi penyuluh merupakan sarana untuk mengupdate ilmu pengetahuan. Seperti pertanian perkotaan itu salah satunya memanfaatkan lahan pekarangan di rumah masing-masing agar bisa menambah pendapatan rumah tangga petani.” ujar Dedi.

Bimtek yang digelar pada Minggu 30 Juli 2023 tersebut dihadiri sebanyak 500 orang peserta yang terdiri dari petani, penyuluh dan tokoh masyarakat di kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat

Irfan Arya Wiguna, Wakil Direktur III yang hadir mewakili Direktur Polbangtan Gowa berujar bahwa setiap tahun teknologi Pertanian selalu mengalami perkembangan, jika tidak mengikutinya petani akan ketinggalan zaman.

Bimtek ini sangat penting khususnya bagi petani dan penyuluh untuk meningkatkan kapasitasnya, baik itu skill, teknologi maupun pengetahuan di bidang pertanian lainnya, agar ilmu pengetahuan kita selalu meningkat dan tidak ketinggalan zaman” katanya.

Suhardi Duka, Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi Demokrat yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa Sumber daya manusia adalah kunci dari segala pekerjaan kita, pendidikan dan pengalaman yang kita kita kerja insya Allah berhasil.

Baca Juga  Tanggulangi Dampak El Nino, Kementan Dorong Pemda Replikasi Program Pertanian Cerdas Iklim

“Sumber daya manusia, kunci dari segala pekerjaan kita. Kalau pendidikannya bagus, pengalamannya baik, apapun yang dia kerja insya Allah berhasil. Tapi kalau pendidikannya rendah sekali, tidak diberikan pelatihan kemudian tidak punya pengalaman, hasilnya akan sangat kecil” ujar Suhardi.

Suhardi berharap, sektor pertanian yang ada di Indonesia dapat dikelola dengan baik oleh para insan pertanian.

Menurutnya, Sektor Pertanian sangat menjanjikan, banyak orang kaya akibat usaha pertanian, hanya saja kadang kala di Indonesia belum mampu menciptakan itu semua.

“Katakan seperti sawit, sawit itu dimiliki oleh pengusaha – pengusaha besar saja, kita hanya memiliki yang kecil – kecil nya saja. Oleh karena itu, bagaimana supaya usaha di sektor pertanian ini bisa menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat kita semua” ujar Suhardi.

Baca Juga  Kementan Dorong Pemberdayaan Kelembagaan Petani dan KEP di Kabupaten Sumba Tengah

Pada Bimtek ini menghadirkan Narasumber Priyatisto dengan penyampaian materi potensi pengembangan komoditi Unggulan yang disambut antusias oleh petani setempat, dikarenakan informasi yang disampaikan berkaitan langsung dengan permasalahan yang mereka hadapi selama ini