Teks
PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 2024 atau 1 Syawal 1445 H pada Rabu, 10 April 2024 - Kemenag RI akan melaksanakan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri 2024 pada 29 Ramadhan - Suarakarsa.com: Mengucapkan selamat menjelang Idul Fitri 2024

Tumbuh Positif, Kadin Sultra Berhasil Topang Pertumbuhan Ekonomi, Program Hilirisasi Hingga Kembangkan Usaha UMKM

KENDARI – Perekonomian Sulawesi Tenggara (Sultra) tumbuh positif. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi daerah pada Periode Oktober 2023 tumbuh sebesar 4,92 persen year on year (yoy). Peningkatan ekonomi daerah tak lepas dari dukungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dibawah komando Anton Timbang.

Dukungan Kadin terhadap pertumbuhan ekonomi daerah tercermin dari beberapa program Kadin seperti program hilirisasi di sektor perikanan dan pertanian.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang melalui Kordinator Bidang Budidaya Perikanan dan Kelautan Kadin Sultra, Eddy Nurdin menjelaskan program hilirisasi merupakan upaya pihaknya dalam mengoptimalkan nilaiĀ  jual produk baik disektor usaha perikanan maupun pertanian.

Tujuannya agar memberi nilai tambah bagi masyarakat (pelaku usaha perikanan dan pertanian) juga meningkatkan pendapatan pemerintah.

Eddy mencontohkan, program hilirisasi pada sektor perikanan telah dilaksanakan pihaknya melalui misi dagang antar daerah yang telah dikerjasamakan dengan Pemprov Jawa Timur (Jatim). Belum lama ini pihaknya mengirim sebanyak 34 ton ikan ke Surabaya.

Baca Juga  Cara Melaporkan Gangguan Listrik dengan Mudah dan Cepat!

“Alhamdulillah, berkat arahan dari Ketua Kadin Sultra, Bapak Anton Timbang, kita bisa mengirim sebanyak 34 ton ikan ke Surabaya,” kata Eddy Nurdin.

Lanjut dia, puluhan ton ikan didapatkan dari koperasi nelayan di Kendari. Koperasi tersebut menyerap ikan nelayan untuk kemudian didistribusikan lewat Kadin.

Ia mengungkapkan, sebanyak 34 ton ikan yang dikirim ke Jatim bernilai sekira Rp 1 miliar. Adapun ikan yang dikirim jenis Ikan Layang dan jenis Ikan Deho. “Ini baru langkah awal. Kedepan kita akan kirim ikannya dalam jumlah yang besar,” imbuhnya.

Sementara untuk program hilirisasi disektor pertanian, Kadin Sultra belum lama ini juga menjalankan misi dagang berupa pengiriman komoditi jagung sebanyak 24 ton ke Jawa Timur (Jatim).

Baca Juga  5 Rekomendasi HP Kamera Bagus Harga Terjangkau di Tahun 2024

Wakil Ketua Kadin Sultra, Sastra Alamsyah mengungkapkan, jagung merupakan salah satu komoditi yang dilirik pasar. Oleh karena itu, pihaknya belum lama ini menyiapkan komoditi tersebut untuk pasarkan ke Jatim.

“Pengiriman sebanyak 24 juta ton jagung ini merupakan upaya kami untuk mengakselerasi sektor pertanian dalam rangka mendukung perekonomian daerah,” ungkap Sastra.

Kedepan, pihaknya akan terus melaksanakan pendampingan kepada suplier sehingga pengiriman jagung bisa terus dilaksanakan dan dalam jumlah yang lebih besar.

“Salah satu binaan kami adalah CV. Sengkang Duta Komoditi yang mengumpulkan seluruh jagung petani di Sultra. Kami akan lakukan pendampingan sehingga bisa menyerap hasil panen petani,” lanjut Satra.

Pada sektor UMKM, Kadin Sultra berhasilĀ  membantu ribuan pelaku usaha kecil mikro mendapatkan legalitas usaha.

Baca Juga  Kadin Sultra Beri Bantuan Dana PNPB Pelaku UMKM ke Kemenkumham Sultra

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang mengatakan, pembuatan legalitas usaha bagi UMKM sangat penting agar usaha masyarakat memiliki payung hukum dan bisa dimanfaatkan untuk mengakses berbagai kemudahan dari pemerintah.

“Ada beberapa kegiatan khususnya pengembangan UKM. Misalnya membuat perseroan perorangan kepada seribu UMKM sehingga mereka punya legalitas sehingga pada akhirnya nanti mereka mudah mendapatkan akses batuan dari pemerintah,” pungkasnya.(RS)