Teks
PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 2024 atau 1 Syawal 1445 H pada Rabu, 10 April 2024 - Kemenag RI akan melaksanakan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri 2024 pada 29 Ramadhan - Suarakarsa.com: Mengucapkan selamat menjelang Idul Fitri 2024

iMac vs Komputer Biasa: Apa Saja Perbedaannya? Berikut Penjelasannya

iMac vs Komputer Biasa: Apa Saja Perbedaannya? Berikut Penjelasannya
iMac vs Komputer Biasa: Apa Saja Perbedaannya? Berikut Penjelasannya (Gambar: apple.com)

iMac adalah salah satu produk komputer buatan Apple yang memiliki desain elegan dan fitur canggih.

iMac merupakan komputer all-in-one yang menggabungkan monitor, CPU, keyboard, dan mouse dalam satu perangkat.

iMac juga menggunakan sistem operasi macOS yang diklaim lebih stabil, aman, dan mudah digunakan.

Namun, apakah iMac benar-benar lebih unggul dari komputer biasa yang berbasis Windows atau Linux?

Apa saja perbedaan yang mencolok antara iMac dan komputer biasa? Berikut ini adalah beberapa poin yang bisa menjadi pertimbangan:

Harga. Secara umum, produk-produk Mac cenderung lebih mahal dibandingkan PC yang spesifikasi teknisnya setara.

Bahkan laptop tipis jenis Ultrabook (yang berbasis Windows) pun ada yang lebih murah beberapa juta rupiah dibanding MacBook Air.

Hal ini karena Apple menetapkan harga yang tinggi untuk produk-produknya yang dianggap memiliki kualitas dan prestise lebih baik.

Jika kamu memiliki budget terbatas, maka komputer biasa mungkin lebih cocok untuk kamu.

Pilihan perangkat. Untuk menggunakan macOS dengan experience terbaik, kamu hanya bisa menggunakan perangkat buatan Apple seperti MacBook, iMac, atau Mac Pro.

Kamu harus menerima apapun fitur dan keputusan Apple tentang perangkat tersebut. Tidak ada opsi lain yang lebih baik dari itu.

Baca Juga  Google Bard Segera Hadir, Inilah Perbedaanya dengan ChatGPT

Misalnya saja ketika Apple menghilangkan mayoritas port di MacBook 2016 dan menggantinya dengan USB Type-C padahal kamu masih membutuhkan Card Reader, jika kamu ingin membeli laptop Mac terbaru, ya mau tidak mau kamu harus memilihnya.

Opsi lain yang mungkin hanyalah membeli MacBook versi sebelumnya yang masih dilengkapi dengan berbagai port lain selain Type-C.

Bagaimana dengan hackintosh? Saya sudah pernah menggunakan hackintosh selama sekitar 1 tahun. Meskipun bisa berjalan lancar, tetapi experience macOS yang didapatkan tidak bisa semaksimal saat menggunakan Mac yang sebenarnya.

Hal ini berbeda sekali dengan Windows. Di Windows, kamu bisa milih PC apapun dari brand apapun yang tersedia di pasaran. Bahkan Windows juga bisa berjalan di Mac! Kamu bisa membeli perangkat apapun yang kamu suka, sesuai dengan fitur dan budget yang kamu miliki.

Mau laptop low-end yang ramah di kantong? Bisa. Mau laptop high-end yang punya performa kencang? Juga bisa.

Di Windows, kamu bisa memilih berbagai macam perangkat yang ada di pasaran dan tidak hanya perangkat yang disediakan oleh Apple saja.

Baca Juga  Spesifikasi MacBook Air M1, Performa dan Keandalan yang Menarik

Software. Meski kesenjangan jumlah aplikasi telah mulai menipis, Windows tetap memiliki lebih banyak software dibandingkan Mac.

Salah satu jenis aplikasi yang paling menunjukkan hal ini adalah game, di mana kebanyakan dibuat untuk platform Windows. Beberapa program pun berjalan lebih baik di Windows.

Contohnya seperti Microsoft Office for Windows yang memiliki fitur dan fungsionalitas lebih banyak dibandingkan versi Mac.

Namun, Mac juga memiliki keunggulan di bidang software kreatif, seperti Adobe Photoshop, Final Cut Pro, Logic Pro, dan sebagainya.

Mac juga lebih kompatibel dengan perangkat Apple lainnya, seperti iPhone, iPad, Apple Watch, dan Apple TV.

Jadi, tergantung pada kebutuhan dan preferensi kamu, kamu bisa memilih software yang sesuai dengan platform yang kamu gunakan.

Keamanan. Mac dikenal sebagai komputer yang lebih aman dari serangan virus dan malware dibandingkan Windows.

Hal ini karena Mac memiliki sistem operasi yang lebih tertutup dan tidak banyak digunakan oleh orang-orang, sehingga tidak banyak hacker yang tertarik untuk menyerangnya.

Namun, hal ini tidak berarti bahwa Mac tidak bisa terinfeksi virus atau malware sama sekali.

Baca Juga  Kembangkan Pasar Tradisional Jadi Pasar Digital, BI Sultra Dukung Program Digitalisasi Kadin Sultra

Ada beberapa kasus di mana Mac juga menjadi korban dari serangan siber, seperti ransomware KeRanger yang menyerang Mac pada tahun 2016.

Oleh karena itu, kamu tetap harus berhati-hati dan menggunakan antivirus atau firewall yang terpercaya untuk melindungi komputer kamu, baik itu Mac maupun Windows.

Itulah beberapa perbedaan antara iMac dan komputer biasa yang bisa menjadi bahan pertimbangan kamu sebelum membeli salah satunya.

Tentu saja, tidak ada komputer yang sempurna dan semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Yang terpenting adalah kamu bisa memilih komputer yang sesuai dengan kebutuhan, budget, dan selera kamu. Semoga artikel ini bermanfaat!***