Teks
PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 2024 atau 1 Syawal 1445 H pada Rabu, 10 April 2024 - Kemenag RI akan melaksanakan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri 2024 pada 29 Ramadhan - Suarakarsa.com: Mengucapkan selamat menjelang Idul Fitri 2024

Surya Paloh Baru Tersadar, Kondisi RI Saat Ini Memprihatinkan

JAKARTA – Ketum NasDem Surya Paloh menilai kondisi RI kian memprihatinkan. Dia menyebut penyelewengan yang awalnya berada di level tertentu kini sudah terjadi di semua level.

Paloh awalnya bicara soal anggapan kekuasaan korup yang menurutnya ungkapan itu begitu berarti hari ini. Dia lantas menyebut mau tidak mau ungkapan itu menunjukkan kondisi RI saat ini.

“Seorang pemikir pernah menyatakan kekuasaan adalah power yang tend to corrupt, dan absolut power adalah corrupt saya pikir ungkapan tersebut begitu berarti pada hari ini,” kata Surya Paloh dalam pembukaan HUT NasDem, di NasDem Tower, Sabtu (11/11/2023).

“Negeri kita ini mau tidak mau, suka atau tidak suka telah menimbulkan keprihatinan yang luar biasa terhadap kita semuanya warga negara bangsa ini,” lanjutnya.

Baca Juga  Lidik Krimsus Sultra Beberkan Kecurangan SPBN Lapulu Dalam Melakukan Penjualan Solar

Paloh mengatakan penyelewengan yang awalnya berada di level tertentu kini terjadi di segala level. Itu lah yang dirasakannya.

“Awalnya kita melihat segala bentuk penyelewengan hanya berada di level tertentu, namun semakin ke sini kita semakin menyaksikan hampir di semua level gejala seperti itu sedemikian memprihatinkan,” ujarnya.

Paloh lantas bicara falsafah Pancasila yang menyebut kekuasaan diberikan dari Tuhan melalui tangan rakyat. Dia mengatakan kekuasaan harus digunakan untuk membangun kehidupan yang lebih sehat dan bermartabat.

“Dalam falsafah Pancasila kekuasaan itu jelas diberikan oleh Tuhan YME melalui tangan-tangan rakyat melalui suatu mekanisme pemilihan umum. Ketika kekuasaan sudah diraih, maka itu harus digunakan untuk bangun kehidupan negara dan berbangsa, tentunya secara baik den benar, secara sehat dan sekaligus bermartabat,” ujarnya.(SW)