Teks
PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada -

Ada Pengalihan Arus Jalan, Istana Negara RI Bakal Diserang Demo Kenaikan BBM

JAKARTA – Kini marak aksi demo terkait penarikan subsidi BBM, polisi pun telah mengantisipasi demo tersebut. Demo kenaikan harga BBM di Istana Negara, bakal ada pengalihan arus jalan.

Sejumlah elemen masyarakat memang telah menyatakan menolak kenaikan harga BBM. Namun suara mereka selalu saja kalah berisik dengan pendukung Jokowi dan buzer-buzer Istana.

Selain kawat berduri, petugas memasang water barrier dan tiga lapis separator untuk menutup jalan kendaraan menuju dan dari arah Istana Negara agar tidak bisa dilalui.

Pemerintah sendiri tampak tak bergeming dengan suara rakyat yang berteriak menolak kenaikan harga BBM. Kini sejumlah ormas dan elemen masyarakat kembali bergerak.

Presidium Alumni (PA) 212 bersama sejumlah ormas lainnya berencana menggelar demo di Istana Negara terkait harga BBM. Nantinya, polisi akan menutup sejumlah ruas jalan untuk mengantisipasi aksi tersebut.

Baca Juga  Pj Bupati Konawe Keluarkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Hadapi Cuara Buruk

“Mulai pukul 11.00 WIB Jl Merdeka Barat dan Harmoni akan ditutup,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Usman Latif melalui pesan singkat, Minggu (11/9/2022).

Latif mengatakan akan ada pengalihan arus lalu lintas selama aksi tersebut. Namun, dia belum menjelaskan terkait pengalihan arus lalu lintas tersebut.

Sebagaimana diketahui, dalam poster yang tersebar tertulis aksi itu bernama ‘Aksi 1209’ Akbar Aksi Bela Rakyat. Demo akan berlangsung pada Senin ini.

Dalam sebaran poster demo itu, terdapat tiga tuntutan, yakni menuntut pemerintah menurunkan harga BBM dan harga lainnya serta menegakkan supremasi hukum.

Presidium Alumni (PA) 212 bersama sejumlah ormas lainnya berencana menggelar demo di Istana Negara terkait BBM. Dikonfirmasi terkait kedatangan Habib Rizieq Syihab (HRS) dalam aksi tersebut, Kuasa Hukum HRS, Azis Yanuar belum dapat memastikan hadir tidaknya kliennya itu.

Baca Juga  Perludem Kritisi Jokowi yang Nepotisme dengan Paslon No 2, Sebut Presiden Boleh Memihak

“Kita lihat esok ya,” ujar Azis Yanuar saat dimintai konfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (11/9).

Ketika ditanya soal kemungkinan HRS hadir, dia hanya menjawab pertanyaan dengan menggunakan stiker bertuliskan ‘Allahu Akbar’.