Teks
PP Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri 2024 atau 1 Syawal 1445 H pada Rabu, 10 April 2024 - Kemenag RI akan melaksanakan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri 2024 pada 29 Ramadhan - Suarakarsa.com: Mengucapkan selamat menjelang Idul Fitri 2024

Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu Titip Pesan Kemajuan di HUT Kabupaten Konawe ke-64

Asmawa Tosepu
Pj. Bupati Kabupaten Bogor, Asmawa Tosepu.

Bogor – Pejabat Bupati Kabupaten Bogor, Asmawa Tosepu, tampil melalui unggahan video berdurasi singkat dari ruangan Kantor Bupati Bogor, menyampaikan rasa bangga dan bahagia, serta harapan besar untuk masa depan Kabupaten Konawe.

Dengan antusiasme yang tinggi, Asmawa Tosepu menyampaikan, “Selamat Ulang Tahun ke-64, Kabupaten Konawe. Saya berharap Kabupaten Konawe dapat terus maju, mandiri, dan sejahtera. Semoga dapat menjadi Kota Padi melalui dihilirisasi pertanian, yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Konawe Wonua mbae (Konawe Kota Padi).”

Terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Konawe memang terkenal sebagai salah satu sentra produksi padi. Di ulang tahunnya yang ke-64, banyak harapan dipegang agar daerah ini tidak hanya berkembang dalam produksi padi, tetapi juga dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Artis Judika dan Ghea Youbi Bakal Meriahkan Panggung Perayaan HUT Konawe yang Ke-64

Asmawa Tosepu, dengan latar belakang yang kuat di bidang pemerintahan, menyoroti pentingnya dihilirisasi pertanian sebagai langkah strategis untuk kemajuan Konawe. “Dengan menguatkan sektor pertanian melalui dihilirisasi, kita bisa menciptakan nilai tambah yang signifikan, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani kita,” ungkapnya.

Kehadiran dan pernyataan Asmawa Tosepu di Kantor Bupati Bogor menandakan pentingnya kerjasama antara anak daerah yang berkarir di pemerintahan pusat dengan pengembangan kampung halamannya. Ini juga menekankan pentingnya pengembangan sektor pertanian yang tidak hanya terfokus pada produksi tetapi juga pada hilirisasi untuk peningkatan nilai ekonomi.

Potensi alam Kabupaten Konawe yang luas untuk pertanian, khususnya padi, memberikan alasan kuat di balik harapan Asmawa Tosepu. Dengan penerapan teknologi yang tepat dan pengelolaan yang efektif, dihilirisasi pertanian dapat menjadi kunci untuk transformasi ekonomi di Konawe.

Baca Juga  8 Orang Saksi Al Zaytun Mangkir, Polri Bakal Panggil Ulang

Pernyataan tersebut juga merupakan seruan bagi semua pihak, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat, untuk bersinergi dalam mewujudkan visi tersebut. “Ini adalah tanggung jawab kita semua sebagai bagian dari masyarakat Konawe,” tegasnya.

Dalam konteks yang lebih luas, pesan Asmawa Tosepu selaras dengan agenda pembangunan nasional yang menempatkan pertanian sebagai salah satu sektor utama. Melalui inovasi dan kolaborasi, diharapkan Konawe dapat menjadi model bagi pengembangan pertanian berkelanjutan yang menguntungkan bagi semua pihak.

Asmawa Tosepu juga mengingatkan pentingnya menjaga kearifan lokal dan sumber daya alam. “Kita perlu menjaga lingkungan karena itu adalah fondasi dari kehidupan dan mata pencaharian kita, terutama di sektor pertanian,” katanya.

Baca Juga  PPWI dan LSP Pers Indonesia Teken MoU di Kantor DPD RI

Mengakhiri, Asmawa Tosepu mengharapkan Kabupaten Konawe tidak hanya terkenal sebagai Kota Padi, tetapi juga sebagai daerah yang berhasil mengintegrasikan pembangunan ekonomi dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Ayo kita bersama-sama bekerja keras untuk mencapai Konawe Wonua mbae, Konawe yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tutupnya penuh harapan. (N)